MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW
Muhammad Ali
Guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Babalan Kabupaten Langkat

ABSTRAK

      Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas IX-3 SMP Negeri 1 Babalan Kabupaten Langkat melalui model pembelajaran jigsaw. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui tiga siklus pembelajaran, dimana setiap siklus terdiri dari tindakan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Data-data hasil penelitian diolah dengan teknik persentase dan pemberian nilai terhadap hasil belajar siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan persentase jumlah siswa terhadap aspek yang diamati mengalami peningkatan pada setiap siklus.

Kata kunci: hasil belajar, model pembelajaran jigsaw, pembelajaran kooperatif

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

      Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan pada setiap jenjang pendidikan. Sebagai salah satu mata pelajaran pelaksanaan pengajaran bahasa Indonesia mempunyai tujuan yang harus dicapai.

   Guru sebagai pendidik harus dapat meningkatkan keefektifan pembelajaran dalam memilih atau menetapkan proses pembelajaran yang sesuai, seperti mahir dan berkompeten dalam menggunakan media maupun strategi pembelajaran supaya tujuan pembelajaran tercapai.

       Siswa kelas IX-3 SMP Negeri 1 Babalan mempunyai masalah dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Masalah yang dihadapi siswa tersebut adalah rendahnya gairah siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hal tersebut ditandai oleh (1) rendahnya respon siswa terhadap penjelasan yang disampaikan guru; (2) rendahnya inisiatif siswa untuk bertanya; dan (3) hilangnya antusiasme dan kegembiraan sewaktu proses pembelajaran bahasa Indonesia berlangsung; (4) Rendahnya hasil belajar siswa.

      Rendahnya gairah siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas mengakibatkan terganggunya interaksi antara guru, siswa, dan materi pembelajaran. Tidak adanya interaksi positif antara guru, siswa, dan materi pembela-jaran ini akan berdampak pada perolehan hasil belajar.

    Berdasarkan masalah-masalah tersebut, dilakukan dialog dengan beberapa siswa dan melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan proses pembelajaran selama ini. Dari hasil dialog dan pengamatan pelaksanaan proses pembelajaran ada beberapa temuan dalam pelaksanaan proses pembelajara bahasa Indone-sia di SMP Negeri 1 Babalan yaitu: (1) guru dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia hanya menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan; (2) Tugas-tugas atau latihan yang diberikan guru hanya dalam bentuk individu; dan (3) tidak adanya kesempatan untuk mendiskusikaan tugas-tugas yang diberikan guru.

        Berdasarkan studi dokumentasi hasil belajar siswa kelas IX-3 SMP Negeri 1 Babalan pada tiga tahun terakhir tercatat bahwa pada tahun pelajaran 2006/2007 terdapat 45% siswa tidak tuntas dengan KKM sebesar 70, kemudian tahun pelajaran 2007/2008 terdapat 40% siswa tidak tuntas dengan KKM sebesar 70 dan pada tahun pelajaran 2008/2009 terdapat 52% siswa tidak tuntas dengan KKM sebesar 70. Hasil belajar siswa seperti ini memperlihatkan masih minimnya kompetensi siswa untuk dapat menyerap materi pelajaran.

         Ada beberapa upaya pemecahan yang disesuaikan dengan masalah tersebut. Salah satu upaya untuk memecahkan masalah pembelajaran bahasa Indonesia adalah menerapkan model pembelajaran Jigsaw. Model ini diterap-kan dalam proses pembelajaran karena: (1) Siswa memiliki motivasi untuk melakukan aktivitas belajar bahasa Indonesia dalam kelom-poknya, (2) Menanamkan rasa tanggung jawab dan disiplin kepada siswa melalui tugas-tugas yang diberikan, (3) Siswa aktif bertanya dan mampu menjelaskan ide dan pendapatnya. (4) Siswa mampu menghargai pendapat orang lain.

Rumusan Masalah

         Berdasarkan latarbelakang, masalah dalam penelitian ini adalah:(1) Bagaimana menerapkan model pembelajaran jigsaw dalam pembe-lajaran bahasa Indonesia siswa kelas IX-3 SMP Negeri 1 Babalan? (2) Bagaimana aktivitas siswa kelas IX-3 SMP Negeri 1 Babalan dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan mene-rapkan model pembelajaran jigsaw? (3) Bagai-mana peningkatan hasil belajar siswa kelas IX-3 SMP Negeri 1 Babalan setelah menerapkan model pembelajaran jigsaw?

Tujuan Penelitian

        Penelitian ini bertujuan untuk:(1) Menge-tahui bagaimana menerapkan model pembela-jaran jigsaw dalam pembelajaran bahasa Indo-nesia siswa kelas IX-3 SMP Negeri 1 Babalan, (2) Mengetahui aktivitas siswa kelas IX-3 SMP

Klik Untuk Baca Selengkapnya / CETAK Dokumen ini