MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN FISIKA MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN JIGSAW

MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN FISIKA MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN JIGSAW
PENJELASAN
Guru Fisika SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang

Abstract

     Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan pada pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif jigsaw. Peningkatan aktivitas belajar ini berdampak langsung terhadap meningkatnya hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa diindikasikan dengan meningkatnya persentase siswa yang sudah menguasai kompetensi dasar mata pelajaran IPA. Ini berarti, penerapan model pembelajaran kooperatif jigsaw pada pembelajaran IPA di kelas X-3 SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

Kata kunci: aktivitas belajar, hasil belajar, model pembelajaran kooperatif jigsaw

PENDAHULUAN

     Tujuan pendidikan IPA SMA memberikan pengetahuan untuk memahami penerapan konsep IPA dan saling keterkaitannya, serta mampu menerapkan konsep-konsep IPA dan metode ilmiah yang melibatkan keterampilan proses untuk memecahkan masalah dalam kehidupan. Pembelajaran IPA selama ini di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan kurang diminati siswa karena beberapa hal, yaitu (1) Banyaknya konsep dasar yang bersifat teoritis yang harus dihafal dan sangat membosankan bagi siswa, (2) Kurangnya aktifitas siswa kecuali hanya mendengarkan guru berbicara menyampaikan materi pelajaran, (3) Hasil belajar siswa pada pelajaran IPArendah yaitu rerata nilai kognitif 51, (4) Interaksi sesamasiswa dalam belajar sangat rendah, (5) Kerja sama (kooperatif) antar siswa sangat rendah dan (6) Peran guru lebih dominan. Kurikulum mata pelajaran IPA di SMA untuk semester ganjil di kelas X memuat kompetensi unsur-unsur penting, sifat-sifat, kegunaan dan bahayanya serta terdapatnya di alam. Karena luasnya cakupan materi yang harus dikuasai siswa dan bersifat teoritis membuat pelajaran pada kompetensi ini sangat membosankan. Guru harus memperbaiki pembelajaran IPAmenjadi indah, menarik, inovatif, koperatif dan bermakna bagi siswa maka dipilih menerapkan model pembelajaran kooperatif Jigsaw pada kompetensi sifat-sifat unsur dalam sistem priodik kelas X semester ganjil pada SMA Negeri 1 Pereut Sei Tuan dengan tujuan rneningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam belajar IPA. Berdasarkan latar belakang yang di-kemukakan di atas maka permasalahan dalam pembelajaran IPA di kelas X SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan dapat diidentifikasi: (1) Rendahnya aktivitas siswa akibat dari kebiasan siswa yang selalu mencawan saja, (2) Rendah-nya hasil belajar karena kurangnya kemampuan siswa untuk memahami dan menyimpulkan materi pelajaran, (3) Kurangnya kemampuan siswa untuk belajar sendiri dan berkelompok akibat terumpunya guru sebagai sumber belajar yang paling dominan di kelas, (4) Kurangnya kemampuan siswa mengkaitkan materi yang dipelajari dengan persoalan kehidupan sehari-hari di lingkungan mereka akibat tidak kontekstual materi pelajaran yang disajikan kepada siswa. Masalah-masalah yang teridentifikasi tersebut di atas, perlu segera dipecahkan agar tidak menjadi berkepanjangan dan menimbulkan masalah lain yang lebih besar. Untuk mengatasi rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa tersebut maka penelitian ini difokuskan pada upaya penerapan pembelajaran kooperatif jigsaw dalam pembelajaran lPA. Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah,maka permasalahan penelitian ini dirumuskan: (1) Apakah pembelajaran kooperatif Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi IPA Unsur kelas X-l semester ganjil di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang? (2) Sejauh mana penggunaan pembelajaran kooperatif jigsaw dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi IPA Unsur kelas X-1 semester ganjil di SMANegeri 1 Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang? Tujuannya adalah untuk (1) Meningkatkan aktivitas siswa dalam pelajaran IPA unsur melalui metode pembelajaran Kooperatif Jigsaw dalam mata pelajaran IPA di kelas X-1 SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan, (2) Meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif Jigsaw di kelas X-1 semester ganjil SMA Negeri Percut Sei Tuan.

Aktivitas Belajar

     Sehubungan dengan permasalahan di atas, untuk mengatasinya perlu dicari jalan keluarnya. Memberikan pemahaman kepada siswa dalam proses pembelajaran yang aktif perlu dilakukan. Belajar aktif merupakan suatu pendekatan dalam pengelolaan sistim pembelajaran, melalui cara-cara belajar aktif dalam menuju belajar mandiri. Seorang siswa dikatakan telah belajar dengan aktif, apabila yang bersangkutan di dalam proses pembelajaran telah melakukan sebagian besar pekerjaannya, berfikir menyelesaikan masalahnya, mampu dan berani mengemukakan pendapat dan mengajukan pertanyaan, membuat kesimpulan, menerapkan apa yang dipelari, mendiskusikan dengan mengajarkan kepada orang lain…

Klik Untuk Baca Selengkapnya / CETAK Dokumen ini